Media sosial selalu melahirkan tren bahasa baru yang unik dan kadang membingungkan. Salah satu istilah yang belakangan ini banyak dicari orang adalah “berair rongkong”. Tapi sebenarnya, berair rongkong artinya apa sih?
Buat kamu yang sering scrolling TikTok, Twitter, atau Instagram, kemungkinan besar pernah menjumpai kata ini di kolom komentar atau caption lucu. Ungkapan ini jadi bagian dari bahasa gaul yang digunakan untuk mengekspresikan sesuatu yang absurd, nyeleneh, atau sekadar lucu-lucuan.
Apa Arti “Berair Rongkong”?
Secara harfiah, istilah ini sebenarnya tidak memiliki arti baku dalam bahasa Indonesia. Kata “berair” memang bisa dimaknai sebagai sesuatu yang mengandung air, sementara “rongkong” bukanlah kata resmi dalam KBBI. Justru di sinilah letak kelucuannya.
**”Berair rongkong” biasanya digunakan dalam konteks bercanda, untuk menggambarkan sesuatu yang:
- Tidak jelas
- Aneh tapi lucu
- Dramatis berlebihan
- Punya konotasi absurd**
Contohnya:
“Wajahnya berair rongkong banget pas liat mantannya dateng.”
Artinya? Ya nggak ada artinya yang serius—itu hanya cara jenaka untuk bilang reaksinya lebay atau dramatis.
Kenapa Bisa Viral?
Alasan kenapa istilah ini bisa viral:
- Unik dan absurd, cocok untuk humor random
- Mudah diingat, karena pengucapannya lucu
- Dipakai oleh banyak kreator konten, terutama di TikTok dan Twitter
- Fleksibel penggunaannya, bisa masuk di berbagai konteks kocak
Seperti banyak bahasa gaul lainnya, viralnya lebih karena konteks pemakaian yang relate dan mengundang tawa, bukan karena maknanya jelas.
Baca juga: Penasaran Takdirmu? Coba Human Design Calculator Free Sekarang!
Apakah “Rongkong” Itu Nama Tempat?
Ya, Rongkong sebenarnya adalah nama salah satu wilayah di Sulawesi Selatan. Tapi dalam konteks bahasa gaul ini, tidak ada kaitannya sama sekali dengan daerah tersebut. Kata “rongkong” hanya dimanfaatkan karena terdengar lucu dan asing bagi banyak orang.
Kesimpulan
Berair rongkong artinya? Nggak usah terlalu serius mikirinnya. Ini hanyalah bagian dari bahasa gaul absurd yang sedang viral dan dipakai buat seru-seruan. Penggunaannya lebih untuk menghidupkan suasana lucu, nyeleneh, dan kadang sarkasme tipis.
Kalau kamu mau ikutan tren, nggak ada salahnya sesekali nyelipin “berair rongkong” di caption atau komentar. Tapi ingat, tetap gunakan dalam konteks yang santai dan tidak menyinggung orang lain. Yuk, jadi gaul tanpa harus bingung!